Kinerja virtual private lan service (VPLS)

Ari Bahari · SKRIPSI-2012 · 2016

Dalam dunia jaringan computer perkembangan teknologi-teknologi baru tidak dapat dielakan lagi, hal ini dikarenakan kebutuhan akan adanya layanan yang handal, cepat, efisien dan terpercaya dimana salah satu teknologi tersebut adalah Virtual Private LAN Service (VPLS), jaringan VPLS di bangun dengan menggunakan konsep pseudo-wire (kawat maya). Dengan layanan ini, dua titik lokasi atau lebih yang terpisah mampu dihubungkan melalui suatu kawat private virtual seolah-olah keduanya tersambung melalui kabel UTP. Virtual Private LAN Service (VPLS) adalah teknologi yang mampu melewatkan data berebentuk paket melalui jaringan IP. Jaringan IP sendiri adalah merupakan jaringan komunikasi data yang berbasis packet-switch. Untuk memperoleh satu hasil dari suatu analisa, di perlukan suatu kriteria. Dimana dalam penelitian ini mencangkup beberapa parameter diantaranya Delay, Jitter, Packet Loss, Throughput. Percobaan dilakukan untuk mengetahui nilai dari delay, jitter, packet loss, throughput pada jaringan VPLS proses pengukuran dilakukan dengan mengirimkan paket sebesar 128 Byte, 256 Byte, 384 Byte, 512 Byte dan 1024 Byte dari client Ake client B dan dengan bandwidth 128 Kbps, 256 Kbps, 384 Kbps, 512 Kbps, dan 1024 Kbps. Terhadap variable yang telah ditentukan maka percobaan yang dilakukan. Skenario pengambilan data untuk delay, Throughput, packet loss dan Jitter pada jaringan Virtual Private LAN Services (VPLS) . Adapun hasil penelitian yang dilakukan pada delay mempunyai rata-rata 0.7946 ms, 0.6058 ms, 0.4524 ms, 0.2426 ms dan 0.1872 ms, rata-rata jitter 18.20774 ms, 22.56704 ms, 22.55524 ms, 20.614301 ms dan 18.74336 ms, rata-rata packet loss 1.98%, 1.10%, 0.00%, 0.00%, dan 0.00% dan rata-rata throughput 76.75759 byte/s, 76.82356 byte/s, 76.82561 byte/s, 76.82408 byte/s dan 76.82408 byte/s.

Read the paper · More papers on PaperTik