KOMIK INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY
Muh. Adrian Juniarta Hidayat · 2015
Komik adalah susunan gambar yang memiliki alur cerita dan memberikan nilai estetis kepada setiap pembacanya. Pada awalnya bentuk komik hanya tersedia pada media cetakan, namun seiring perkembangan teknologi komik mulai dikemas dalam berbagai bentuk seperti pada media elektronik. Namun komik yang dihadirkan selalu bersifat statis dan masih berbentuk gambar dua dimensi, sehingga para pembaca komik tersebut perlu berimajinasi untuk membayangkan adegan cerita komik tersebut agar terasa nyata. Augmented Reality(AR) adalah sebuah teknologi yang dikembangkan sebagai salah satu cara untuk menggabungkan dunia nyata dan dunia maya. Dengan menggunakan teknologi ini, maka dibangunlah sebuah sistem yang akan digunakan untuk memvisualisasikan adegan cerita komik dalam bentuk animasi 3D. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian fungsional, pengujian sistem Augmented Reality dan pengujian berdasarkan responden. Dari hasil pengujian didapatkan hasil untuk uji fungsionalitas bahwa fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan rancangan. Pengujian sistem Augmented Reality dilakukan pengujian jarak kamera terhadap marker dan kondisi cahaya pada lingkungan pengujian dan didapatkan hasil bahwa marker dapat terdeteksi dengan baik pada rentang jarak 10cm – 70cm pada kondisi cahaya terang (cahaya sinar matahari) dan terdeteksi pada rentang jarak 10cm – 50cm pada kondisi cahaya agak gelap (cahaya lampu bohlam putih 5 watt). Sedangkan hasil uji berdasarkan responden didapat bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik dan mudah digunakan. Komik 2D telah berhasil dibuat dalam bentuk animasi 3D dengan menggunakan sistem Augmented Reality, serta animasi 3D yang ditampilkan berjalan dengan baik, sehingga membuat komik menjadi lebih menarik.