DESAIN AUGMENTED REALITY ORIGAMI BERBASIS METODE LOGIKA FUZZY
Cacik Suci Astuti · 2012
Seni melipat kertas merupakan hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka dapat membuat sesuatu yang diinginkan melalui selembar kertas. Berbagai cara dilakukan untuk mempelajari origami yaitu menggunakan animasi, diagram dan bantuan seorang guru. Dengan menggunakan animasi dan diagram origami, anak akan dituntun melipat langkah demi langkah pelipatan akan tetapi tidak ada koreksi terhadap kesalahan pelipatan yang dilakukan oleh anak. Pembelajaran origami dengan bantuan seorang guru terdapat interaksi antara guru dan murid sehingga terdapat koreksi terhadap kesalahan. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi yang dapat membantu untuk mempelajari origami. Teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah Augmented Reality. Teknologi Augmented Reality mampu menggabungkan objek virtual dengan realita, serta memungkinkan user dapat melakukan interaksi secara natural diantara kedua objek. Perkembangan Augmented Reality selama ini hanya menampilkan objek 3D diatas marker, sedangkan teknologi yang diperlukan adalah teknologi yang bisa mengoreksi kesalahan. Oleh karena itu Teknologi Augmented Reality perlu dimodifikasi dengan logika fuzzy. Sistem logika fuzzy dapat menunjukkan sejauh mana suatu nilai benar dan sejauh mana suatu nilai salah sehingga dapat mengoreksi kesalahan. Penelitian Augmented Reality origami ini menerapkan teknologi Augmented Reality berbasis logika fuzzy. Anak akan melipat kertas dan meletakkan di dalam bingkai hitam. Kamera melakukan capture terhadap objek. Sistem akan menghitung kesalahan pelipatan. Kesalahan merupakan selisih antara pelipatan user dan pelipatan yang benar. Fuzzy menampilkan animasi selanjutnya berdasarkan tingkat kesalahan. Dari hasil percobaan tingkat kesalahan sampai dengan 29% dianggap bahwa pelipatan dilakukan benar. Untuk memperkecil tingkat kesalahan tersebut perlu dipelajari kemungkinan pengolahan menggunakan citra biner.