DEFECT DETECTION OF BULLET PRODUCTION USING LINE DETECTION METHOD

Dyah Ayu Erniasanti · 2016

Proses seleksi kecacatan hasil produk dalam proses produksi merupakan hal yang penting karena menyangkut kualitas produk yang dihasilkan. Satu-satunya perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang militer adalah PT. Pindad di mana salah satu produk yang dihasilkan adalah peluru. Proses seleksi visual produk peluru saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan penglihatan manusia. Seleksi visual adalah seleksi untuk mendeteksi adanya kecacatan pada peluru. Pada tugas akhir ini, penulis menerapkan salah satu metode yang terdapat pada pengolahan citra digital yaitu metode line detection untuk membantu proses seleksi kecacatan produksi peluru. Pertama, penulis melakukan akuisisi citra pada peluru sehingga didapatkan peluru dalam bentuk citra digital. Kedua, dilakukan preprocessing citra yaitu berupa cropping, increase gamma,grayscaling, resize, dan penapisan, yang bertujuan untuk mempermudah proses selanjutnya. Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, tapis high pass adalah tapis yang paling baik daripada tapis yang lain, sehingga tapis yang digunakan pada penelitian ini adalah tapis high pass. Ketiga, diterapkan metode line detection pada citra dan dicari selisih jumlah piksel putih antara citra acuan dan citra uji serta dihitung prosentasenya sehingga bisa didapatkan kesimpulan apakah peluru tersebut cacat atau tidak. Dari 18 citra cacat yang terbagi atas 9 citra cacat tipe I (mudah dilihat secara kasat mata) dan 9 citra cacat tipe II (sulit dilihat secara kasat mata), didapatkan sebanyak 8 citra yang terdeteksi cacat pada citra cacat tipe I dan 5 citra yang terdeteksi cacat pada citra cacat tipe II. Proses pengolahan data menggunakan software Matlab.

Read the paper · More papers on PaperTik