Realisasi Robot Anjing
Wanjaya Ds, Rikian · 2011
Teknologi robotika saat ini sedang berkembang pesat. Hampir seluruh bidang kehidupan sudah menggunakan teknologi robotika ini. Sekarang ini juga sudah berkembang pembuatan robot yang menyerupai hewan, seperti: robot anjing, robot kucing dan robot ular. Pembuatan robot hewan ini dilakukan untuk bisa mengendalikan dan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus dari masing-masing hewan itu, seperti: kemampuan ular menyusup ke tempat-tempat kecil, kemampuan penciuman anjing dan lain-lain. Dalam Tugas Akhir ini, akan direalisasi sebuah robot anjing yang dibuat dengan menggunakan bahan akrelik untuk membuat rangka robot. Sistem gerak robot menggunakan 12 buah motor servo DC. Sensor yang digunakan adalah sensor suara untuk mendeteksi perintah suara, sensor gas untuk mengenali bau-bau tertentu, sensor sentuh untuk mendeteksi sentuhan, dan sensor kamera CMUCam3 untuk mendeteksi warna. Semuanya akan dikendalikan oleh pengendali mikro Arduino. Algoritma yang digunakan yaitu robot akan bergerak maju apabila robot mendeteksi perintah suara atau sentuhan dari sensor sentuh yang ada di punggung robot. Apabila sensor sentuh di bagian kepala disentuh maka robot akan mengayun-ayunkan kepala dan ekor lalu voice player “ON”. Apabila sekitar robot terdapat bau gas butan maka voice player “ON”. Sensor kamera yang digunakan untuk mendeteksi warna. Jika semua sensor yang ada tidak mendeteksi perintah apapun maka robot akan tetap berdiri. Berdasarkan percobaan yang dilakukan dapat dikatakan bahwa robot anjing dapat mendeteski bau gas butan dengan menggunakan sensor gas (MQ-4), dapat mendeteksi adanya sentuhan berupa sentuhan kulit, kain dan kabel dengan menggunakan sensor sentuh (Phidgets Capacitive Touch Sensor), mendeteksi warna dengan bantuan CMUCam3, dapat mendeteksi perintah suara dengan menggunakan sensor suara (VRbot Recognition Sensor) dan dapat bergerak maju dengan menggunakan keempat kakinya.